TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA DI NEGERI SAMBAS

Jumat, 27 Mei 2011

PENGERTIAN/ DEFINISI PENDIDIKAN

Menurut Bahasa

Kata pendidikan yang ada dalam bahasa Inggris “education” diambil dari kata Arab “tarbiyah”. Di dalam masyarakat Islam ditemukan beberapa istilah dari bahasa Arab yang berkaitan konsep pendidikan yaitu tarbiyah, ta’lim dan ta’dib. Dalam leksikologi al-Qur’an tidak ditemukan istilah tarbiyah, tetapi ada istilah yang senada dengan istilah tarbiyah yaitu ar-rabba, rabbayani, nurabbi, ribbiyun, rabbani. (lihat hal 128 dalam buku Muhaimin dan Abdul Mudjid. 1991. Pemikiran Pendidikan Islam. Bandung: Trigenda Karya).

Tarbiyah berasal dari tiga akar kata. Pertama, kata raba-yarba yang berarti bertambah dan tumbuh. Kedua kata, rabiyu-yarba yang berarti tumbuh dan berkembang. Ketiga kata, rabba yarubbu yang berarti memperbaiki, menguasai, memimpin, menjaga, dan memelihara. (lihat hal 19 dalam buku Ahmad Tafsir. 1993. Filsafat Umum. Bandung: Remaja Rosdakarya. Lihat juga hal 4 dalam buku Hary Noer tahun 1999)

Menurut Istilah

Soegarda Purbakawatja mengatakan “pendidikan mencakup segala perbuatan dan usaha dari generasi tua untuk mengalihkan pengalaman, pengetahuan, kecakapan serta keterampilan kepada generasi muda untuk melakukan fungsi hidupnya dalam pergaulan bersama sebaik-baiknya. Lebih lanjut ia menambahkan bahwa corak pendidikan itu erat hubungannya dengan corak penghidupan. Karenanya jika corak penghidupan itu berubah, maka corak pendidikannya akan berubah pula, agar anak siap memasuki lapangan pendidikan itu. (lihat hal 11 dalam buku Soegarda Purbakawatja, tahun 1970).

Dalam kamus besar bahasa Indonesia disebutkan bahwa pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. (lihat hal 232 dalam Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1994. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka).

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bab I pasal 1 ayat 1 dikemukakan bahwa “pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara”. (lihat hal 2 dalam -Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2004. Surabaya: Karina).

Pendidikan adalah “Bimbingan atau terdidik menuju terbentuknya kepribadian hidup yang utama”. (lihat hal 19 dalam Buku Ahmad D. Marimba. 1989. Pengantar Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: PT. al-Ma’rif)

Pendidikan adalah “ pengembangan pribadi dalam semua aspeknya, yang mencakup pendidikan oleh diri sendiri, pendidikan oleh lingkungan, dan pendidikan oleh orang lain (guru), mencakup aspek jasmani, rohani dan hati. (lihat hal 26 dalam buku Ahmad Tafsir. 1991. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: PT Remaja Rosda Karya).

Kehidupan adalah pendidikan, dan pendidikan adalah kehidupan (life is education and education is life). (lihat hal 8 dalam buku Samsul Nizar. 2001. Dasar-Dasar Pemikiran Pendidikan Islam. Jakarta: Gaya Media Pratama)

0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih Atas Komentar Anda
Thank you for your comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Masukkan Blog/ Web Anda Di sini Kemudian Komentar di Menu Blogger Sahabat

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More