TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA DI NEGERI SAMBAS

Senin, 15 Agustus 2011

MAKANAN YANG MELEMAHKAN TUBUH KITA


Bulan puasa, merupakan bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Orang yang berpuasa akan diberikan kesenangan oleh Allah yaitu pada saat berbuka puasa.
Pada saat berbuka puasa yang tentunya kita banyak menu makanan dari pada bulan-bulan biasanya, dari menu yang terasa manis, asin, pedas dll. Tentunya, kita jangan berlebihan untuk memakan makanan pada saat berbuka puasa. Nah, para blogger semuanya,  baca di bawah ini!

1. Gula

Pengonsumsian gula sebanyak satu sendok the akan merendahkan aktivitas sel-sel darah putih sebesar 43% selama enam jam. Pengaruh jelek gula akan bekerja kurang dari tiga puluh menit setelah anda merasakan manisnya.
Gula dan sirup menyebabkan kenaikan kadar gula darah yang tinggi yang akhirnya fungsi imun akan terganggu. Selain gula, kafein pun menyebabkan meningkatnya kandungan gula darah. Gula juga akan memekatkan lender sinus dan paru serta melambatkan kerja sel-sel darah putih yang seharusnya melindungi tubuh kita.
Jika kita sering duduk ketika bekerja, bernapas dengan lambat, dan memakan banyak gula, camilan manis, serta makan makanan berkarbohidrat tinggi, tubuh kita akan menjadi sarana yang baik bagi pertumbuhan penyakit tumor. Gula juga dapat menyebabkan penyakit auto-imun.

2.   Lemak dan Minyak


Lemak dan minyak akan menyebabkan penyumbatan pembuluh darah dan menghambat kerja sel-sel imun. Lemak hewan adalah yang paling buruk bagi tumbuh, karena lemak hewan adalah lemak jenuh yang akan memunculkan penyakit auto imun. Namun, minyak sayuran akan lebih buruk pengaruhnya jika diproses menjadi margarine, dipanaskan terlalu lama, atau menjadi tengik atau rusak.
Daging sapi, daging ayam, dan daging-daging lainnya yang diproses dan dikemas di pabrik pengemas daging mengandung bahan pencemar berbahaya. Misalnya, racun tikus dan insektisida. Sebelum dan sewaktu disembelih, biokimia hewan ternak itu mengalami perubahan besar. Bahan-bahan pencemar tersebut menyebar ke seluruh bagian tubuh hewan tersebut.
Menurut Encyclopedia Britannica, racun tubuh, termasuk asam urat, terdapat dalam darah dan sel tubuh. Daging ikan pun mempunyai bahan kimia beracun. Hwan berada di tingkat atas dalam rantai makanan sehingga akan cenderung memiliki kandungan bahan kimia yang tinggi pula. Tubuh manusia akan lebih banyak memiliki kandungan bahan kimia beracun kalau sering memakan daging hewan.

3.       Susu Sapi


Manusia tidak mampu sepenuhnya mencerna susu sapi. Umumnya orang Asia dan Afrika tidak mampu langsung mencernanya. Biasanya protein yang dicerna masuk ke dalam aliran darah dalam bentuk asam mino. Susu yang tidak dicerna masuk ke dalam aliran darah dalam bentuk amino. Susu yang tidak dicerna masuk ke dalam aliran dasrah dalam protein lengkap. Protein lengkap itu masih membawa DNA sampi. Karena itu, sel-sel imun menjadi bereaksi. Selain menyerang bakteri, irus, atau sel kanker, sel imun juga menyerang susu yang diminum.

4.       Zat Aditif


Zat aditif atau sintesis adalah bahan kimia yang dicampurkan ke dalam makanan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas, menambah rasa, dan memantapkan kesegaran produk tersebut. Zat aditif dapat dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan tujuan penggunaannya, yaitu:
  •  Agen emulsi, yaitu aditif yang berbahan lemak dan air, contohnya lesitin
  •  Agen penstabil dan pemekat, contohnya alginate dan gliserin
  •  Agen penghalang kerak untuk mencegah penggumpalan
  •  Agen peningkatan nutrisi, contohnya berbagai vitamin
  • Agen pengawet, contohnya garam nitrat dan nitrin
  • Agen anti-oksidan contohnya vitamin C dan E
  • Agen pengembang untuk roti dan kue bolu
  • Agen penyedap rasa
  • Bahan pewarna
Di samping bahan-bahan tersebut yang penggunaan, takaran dan aturannya sudah ditentukan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia, patut kita wasdpadai pula adanya pewarna maupun pengawet yang ditambahkan, tetapi penggunaannya bukan untuk makanan seperti boraks dan formalin sebagai pengawet makanan.

1 komentar:

owh begitu yah gan.. baiklah, akan saya teliti lebih lanjut nantinya..

Posting Komentar

Terima Kasih Atas Komentar Anda
Thank you for your comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Masukkan Blog/ Web Anda Di sini Kemudian Komentar di Menu Blogger Sahabat

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More